Jumat, 27 November 2015

Gejala Tipes pada Orang Dewasa dan Obat Alami Tipes

Gejala Tipes pada Orang Dewasa dan Obat Alami TipesMengetahui gejala tipes pada orang dewasa adalah salah satu langkah awal yang memang harus Anda ketahui untuk mencegah penyakit yang semakin parah dan berbahaya. Pada awalnya mungkin gejala yang ditimbulkan oleh penyakit tipes ini tidak terlalu serius, dan terkadang hanya terkesan seperti gejala penyakit ringan saja. Akan tetapi jika dibiarkan, maka penyakit tipes ini seolah tak tinggal diam dan akan menjadi semakin parah. Maka dari itu tak ada salahnya jika Anda membekali diri dengan pengetahua mengenai gejala-gejala tipes baik yang terjadi pada anak-anak ataupun orang dewasa. Hal ini dikarenakan meskipun pada umumnya tipes lebih sering terjadi pada anak-anak, namun orang dewasa juga cukup rentan terjangkit tipes. Apalagi gejala penyakit tipes ini sering tertukar dengan gejala demam berdarah, yang kemudian sering menimbulkan salah paham dan salah penanganan. Nah, untuk lebih jelasnya mengenai berbagai macam gejala tipes pada orang dewasa dan juga obat untuk mengatasinya, simak ulasan yang telah kami rangkum beriut ini.

Mengenali Penyebab Penyakit Tipes pada Orang Dewasa

Sebelum membahas gejala-gejala yang biasanya terjadi, mungkin Anda juga perlu mempelajari apa saja faktor penyebab yang bisa membuat seseorang terjangkit penyakit tipes. Penyakit yang secara medis disebut dengan nama Tifoid Fever ini adalah salah satu penyakit akut yang berkaitan dengan kondisi demam. Mengapa disebut dengan penyakit akut? Hal ini dikarenakan seorang penderita penyakit tipes bisa mengalami gejala penyakitnya dalam waktu yang cukup lama, biasanya antara 1-3 minggu. Dan perlu Anda ketahui juga, bahwa penyakit ini ternyata diakibatkan oleh gangguan virus bernama Salmonella Typhi yang biasanya masuk ke dalam tubuh melalui makanan atau minuman yang kita konsumsi. Bahkan penyakit ini juga bisa menular dari orang yang juga terjangkit tipes.
Setelah bakteri berbahaya tersebut berhasil masuk ke dalam tubuh melalui makanan dan minuman, bakteri ini akan mulai berkembang biak dan mengganggu saluran pencernaan. Sebelum akhirnya bakteri tersebut juga mengganggu pembuluh darah yang bisa mengakibatkan seorang penderita mengalami gejala yang lebih parah lagi. Dan untuk melawan bakteri Salmonella Typhi tersebut, biasanya dokter akan memberikan obat tipes berupa antibiotik supaya tubuh kita bisa lebih kuat untuk melawan dan membunuh bakteri-bakteri tersebut. So, lalu apa saja gejala yang biasa dialami oleh penderita tipes?

Beberapa Gejala Tipes pada Orang Dewasa Tahap Awal

Secara umum, gejala atau pertanda penyakit tipes yang dialami oleh orang dewasa sama dengan yang dialami oleh anak-anak. Akan tetapi pada orang dewasa, terkadang gejala ini baru dirasakan dan terdeteksi pada waktu sekitar 1-3 minggu setelah penyakit tersebut mulai menggerogoti kesehatan seseorang. Namun demikian, terkadang gejala yang terjadi antara satu orang dan orang lainnya. Dan untuk mengantisipasi hal-hal buruk yang tidak diinginkan, simak penjelasan mengenai gejala tipes pada orang dewasa berikut ini.
  1. Gejala Minggu Pertama
Pada minggu-minggu pertama, seseorang yang menderita penyakit tipes biasanya akan mengalami beberapa gejala umum yang mungkin memang masih belum terlalu terlihat berat. Beberapa gejala yang akan dialami oleh penderita tipes di minggu pertama diantaranya adalah demam yang suhuya mencapai 39-40 derajat Celcius. Penderita juga biasanya akan merasa sakit kepala yang cukup mengganggu, badan pun menjadi sangat lemah dan lesu karena napsu makan yang juga semakin menurun. Bahkan untuk beberapa kasus biasanya akan terjadi diare dan nyeri pada perut yang sangat tidak nyaman. Dan yang terkadang membuat gejala tipes pada orang dewasa disamakan dengan gejala DBD adalah munculnya bercak merah di tubuh.
  1. Gejala Minggu Kedua
Pada minggu kedua, gejala yang terjadi biasanya akan semakin parah. Dan bagi seseorang yang peka, mungkin dia akan langsung memeriksakan dirinya ke dokter. Gejala yang dialami antara lain adalah demam yang makin tinggi dan tak kunjung turun. Pada minggu kedua, diare cenderung berkurang dan justru berubah menjadi sembelit. Berat badan semakin menurun karena napsu makan pun berkurang. Dan tanda fisik yang bisa Anda lihat adalah perut yang terlihat membuncit.
  1. Gejala Minggu Ketiga
Kemudian gejala akan terus berlanjut di minggu ketiga. Nah, pada minggu ketiga inilah biasanya seseorang mulai diketahui terkena penyakit tipes. Gejalanya sudah semakin parah dan komplikasi. Akibatnya, penderita tipes bisa sering mengigau bahkan bergerak sendiri ketika tertidur.
  1. Gejala Minggu Keempat
Jika pada minggu ketiga penderita masih belum juga mendapatkan penanganan khusus secara medis, gejala tipes pada orang dewasa ini justru akan membaik. Gejala tidak akan terlalu dirasakan lagi dan juga suhu tubuh normal. Namun inilah kondisi anti klimaks yang justru bisa kambuh lagi layaknya grafik pelana kuda pada gejala penderita penyakit demam berdarah. Maka dari itu Anda justru harus sangat berhati-hati dan harus segera memeriksakan diri Anda ke dokter supaya bisa segera mendapatkan penanganan yang serius.

Obat Tipes Dari Bahan Alami

Nah, jika Anda sudah merasakan gejala-gejala seperti yang tadi sudah dijelaskan, maka sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter. Atau bahkan sebaiknya Anda rawat inap di rumah sakit untuk menjaga kondisi tubuh supaya lekas membaik. Akan tetapi untuk gejala tipes yang terjadi di tahapan-tahapan awal, sebenarnya Anda bisa mengatasinya dengan beberapa jenis obat tipes alami yang bisa Anda dapatkan di sekitar Anda.
Obat alami pertama untuk tipes adalah sawo muda. Bukan dengan cara langsung dikonsumsi, melainkan Anda bisa memeras parutan sawo tersebut dan meminum air hasil parutannya secara teratur. Akan tetapi untuk anak-anak kami hanya menyarankan 1 kali sehari saja. Sedangkan untuk orang dewasa Anda bisa mengonsumsinya 3 kali sehari.
Selain itu Anda juga bisa mengobati tipes dan mencegah gejala tipes yang leih parah dengan menggunakan kunyit. Cara pembuatanya sederhana, yaitu hanya dengan merebus 2 ruas kunyit yang diiris tipis, 20 daun pegangan dan 11 daun sambiloto. Minumlah air rebusan ramuan tradisional tersebut 3 kali sehari.
Bahan alami selanjutnya adalah mentimun. Dan mungkin masih jarang juga orang yang mengetahui bahwa mentimun ini juga bisa digunakan untuk mengobati tipes dengan cukup mudah. Cara pembuatan ramuan sederhananya adalah dengan memeras hasil parutan 2 buah timun, dan minumlah air hasil perasan mentimun tersebut 3 kali sehari untuk mengatasi demam tinggi.
So, demikian sekilas penjelasan kami mengenai bagaimana gejala tipes pada orang dewasa, penyebabnya dan juga beberapa obat alami yang dipercaya bisa mengatasi penyakit tipes. Namun demikian ada baiknya konsumsi obat tipes alami tersebut juga disertai dengan saran dari dokter supaya lebih aman. Dan semoga setelah Anda membaca artikel ini, Anda semakin waspada dengan penyakit tipes dan Anda bisa segera mengatasi penyakit tipes jika suatu saat mengalami gejala-gejalanya.

Tips Mengatasi Anak Batuk-Pilek, Demam dan Diare

Ketika Buah Hati mengalami Batuk-Pilek atau Diaretentu membuat anda selaku orang tua akan khawatir dan ingin segera membawa buah hatinya ke dokter. Untuk selanjutnya tidak jarang dokter memberikan resep antibiotik, atau justru dokter tidak memberikannya, maka orang tua pasien yang memintanya. Padahal untuk jenis penyakit tertentu, pemberian antibiotik sebagai obat dinilai sebagai tindakan yang berlebihan. Hal ini diperkuat dengan pernyataan Dokter spesialis anak Purnawati Pujiarto sekaligus aktivis dari Yayasan Orangtua Peduli (YOP) yang mengatakan, “ jika balita Pilek atau Diare maka perlu diperiksa penyebabnya. Apakah karena infeksi atau ada penyebab lainnya ”. Jika ditemukan adanya infeksi, maka juga perlu dicari penyebabnya dari infeksi tersebut apakah dari virus atau bakteri. Penyakit Pilek atau Diare pada anak, sebenarnya tidak memerlukan pengobatan apalagi antibiotik. Namun Pilek yang dimaksud adalah pilek umum dengan gejala produksi lendir yang disertai pusing dan batuk. Sedangkan diare yang dimaksud adalah diare akut yang tidak disertai darah. Obat yang biasa diberikan dari dokter hanya bertujuan agar memberikan sedikit rasa nyaman pada buah hati. Berikut tips mengatasi Anak Batuk-Pilek, Demam dan  Diare :

  1. Berikan minum ekstra banyak untuk mengencerkan lendir di tenggorokannya.
  2. Perbanyak istirahat untuk si anak.
  3. Berikan obat yang sesuai gejala yang ada. Hindari obat berkhasiat yang dapat menyembuhkan banyak gejala seperti : batuk, pilek, hidung tersumbat, demam, dalam kemasan, kecuali semua gejala itu ada pada si kecil.
  4. Berikan obat batuk yang bersifat mengencerkan dahak. Hindari obat batuk yang bersifat menekan batuk sebab akan menghambat lendir yang akan keluar.
  5. Tidak perlu memberi beri obat batuk bebas untuk anak dibawah usia 2 tahun.
  6. Segera hubungi dokter jika dalam waktu 2 hari setelah mengkonsumsi obat bebas tidak ada perubahan.

Tips Mengatasi Demam 
  1. Demam dibutuhkan tubuh untuk melawan infeksi, obat penurun demam (parasetamol) diberikan bila suhu lebih dari 38C atau apabila anak rewel.
  2. Berikan minum sesering mungkin agar supaya tubuh anak tidak mengalami dehidrasi.
  3. Hindari pemakaian selimut dan pakaian yang terlampau tebal.
  4. Berikan kompres air hangat dengan cara membasahi seluruh tubuh dengan handuk hangat atau memandikannya dengan menggunakan air hangat.
  5. Apabila anak pernah menderita kejang demam, siapkan obat anti kejang lewat dubur dirumah.
  6. Segera Kunjungi dokter jika demam tetap berlangsung selama 24-48 jam.
  7. Periksa darah bila demam sudah 3 hari. Baca juga Cara Menurunkan Panas Anak .

  1. Teruskan pemberian ASI atau Susu formula serta makanan padat pada bayi.
  2. Berikan oralit ataupun larutan gula garam untuk mengganti cairan yang hilang pada si anak.
  3. Berikan makanan seperti biasa, hindari makanan yang didalamnya mengandung banyak serat misalnya : sayuran dan buah.
  4. Jangan beri anak obat antidiare karena akan menghambat kuman yang akan keluar.
  5. Kenali dan waspadai tanda-tanda DEHIDRASI pada si anak, diantaranya: mata cekung, haus, mulut kering, demam serta kencing yang berkurang.
  6. Apabila terjadi hal-hal seperti: mencret lebih dari 5 kali dalam sehari, tanda-tanda dehidrasi, berak berdarah & muntah terus menerus, segeralah bawa anak ke dokter. Semoga Informasi Cara Tips Mengatasi anak yang terkena Batuk-Pilek, Demam dan Diare ini dapat bermanfaat…..

Kamis, 26 November 2015

menanam buah naga dipot


Jika anda ingin menikmati buah naga secara gratis, atau menanamnya dalam jumlah yang kecil. Itu mudah saja… anda bisa saja menanamnya di pot. Selain anda bisa menikmati buahnya, buah naga ini juga akan menghiasi rumah anda. Kelebihan yang lain adalah tanaman ini bisa anda pindah-pindah sesuai keinginan anda.. 

1. Menyiapkan Pot
Anda bisa menggunakan berbagai jenis pot dari bahan semen, plastic, tanah liat atau drum bekas yang dipotong. Tetapi menurut pengalaman, pot dari bahan tanah liat adalah yang paling ideal karena tanaman buah naga membutuhkan perubahan suhu yang drastic dari siang ke malam dalam proses pembungaan. Ukuran pot yang digunakan semakin besar semakin baik, minimal berdiameter sekitar 40cm.

2. Menyiapkan Tiang Panjatan
Tanaman buah naga membutuhkan tiang panjatan untuk menopang supaya tidak roboh. Nantinya tiang ini akan dililit akar udara dan akan menopang beberapa cabang produksi yang berat yang tentu saja perlu dipilih dari bahan yang kuat tetapi juga perlu diperhatikan jangan sampai pot tidak bisa menahan beban berat tiang panjatan.

Sebaiknya tiang panjatan dibuat dari besi beton berdiameter 8-10 cm, atau balok kayu yang kuat dan tahan lama karena usia buah naga yang bisa mencapai puluhan tahun. Tinggi tiang antara 150-200 cm disesuaikan dengan besar pot. Pada bagian bawah tiang diberi kaki-kaki penguat agar nantinya bisa kuat dan tidak mudah goyah. Untuk tiang dari besi beton, bagian yang terpendam dalam tanah bisa diberi aspal untuk menghindari karat. Untuk bagian atas tiang diberi piringan yang berbentuk seperti stir mobil yang berfungsi untuk menyangga cabang-cabang produksi yang banyak.

3. Media Tanam
Setelah pot dan tiang panjatan sudah selesai disiapkan, selanjutnya adalah menyiapkan media tanam. Bahan-bahannya adalah pasir, tanah, pupuk kandang dan kompos dengan perbandingan 2:1:3:1. Anda juga bisa menambahkan bubuk batu bata merah secukupnya dan dolomit (kapur pertanian) sebanyak 100 g dicampur rata dengan bahan-bahan tersebut. Kemudian media tanam disiram dengan air hingga kondisi jenuh dan dibiarkan selama sehari semalam.


4. Penanaman bibit
Bibit sebaiknya dipilih yang besar, dari batang tua yang berwarna hijau tua keabuan dan bebas dari penyakit. Idealnya panjang bibit yang ditanam minimal 30 cm. Selanjutnya bibit ditanam disekitar tiang panjatan dengan kedalaman 10 cm, jangan terlalu dalam karena akan mengakibatkan pertumbuhan yang kurang bagus. Setelah ditanam media tanam ditekan-tekan agar bibit tidak mudah roboh. Selanjutnya media tanam disiram dengan air dan diletakkan ditempat terbuka tidak ternaungi yang terkena sinar matahari langsung.

5. Pemeliharaan Tanaman
Pemeliharaan tanaman buah naga yang ditanam di pot tidak jauh beda dengan buah naga yang ditanam dikebun yaitu meliputi pemupukan, penyiraman dan pemangkasan cabang yang tidak diperlukan ( untuk lebih lengkapnya bisa dibaca di http://www.buahnaga.us ) .Selain itu, yang perlu diperhatikan adalah tanaman dipastikan menempel dengan baik pada tiang panjatan dan tidak roboh, oleh karena itu perlu dilakukan pengikatan batang buah naga pada tiang dengan menggunakan tali atau kawat dengan bentuk ikatan seperti angka ‘8’ tidak boleh terlalu kencang karena bisa merusak batang atau cabang seiring pertumbuhannya yang semakin membesar.

CARA MENANAM BUAH NAGA DI POT Cukup mudah bukan, silahkan anda mencoba di halaman rumah anda. Semoga berhasil

Ramuan tradisional Untuk Mengatasi Keputihan


Ramuan Tradisional Untuk Mengobati Keputihan
Keputihan adalah sebutan umum untuk infeksi pada vagina dan bagian luar genital (vulva) yang disebabkan oleh jamur. Keputihan adalah infeksi yang sangat umum. Tiga dari empat wanita di dunia pernah mengalami keputihan minimal sekali dalam hidupnya. Semua wanita dapat terkena tanpa memandang umur, latar belakang, pekerjaan atau kondisi lainnya.


Keputihan dapat bersifat fisiologis dan patologis (penyakit). Secara fisiologis keputihan terjadi menjelang dan sesudah menstruasi, pada saat terangsang seksual atau mengalami stress emosional. Keputihan seperti ini wajar terjadi pada wanita. Keputihan ini bersifat patologis (penyakit keputihan) akan diikuti dengan gejala keluarnya lendir secara berlebihan, berwarna putih atau kekuningan dan berbau gatal, jarang terjadi rasa nyeri tetapi beberapa wanita merasakan nyeri pada saat berhubungan intim dan daerah yang terinfeksi menjadi bengkak. Jadi keputihan selain mengganggu kenyamanan aktivitas juga mengurangi keharmonisan hubungan suami isteri.

Para penderita keputihan :
  1. Berusia Subur
  2. Hamil
  3. Memiliki berat badan berlebihan
  4. Mengidap penyakit kencing manis
  5. Mengidap penyakit kelamin
  6. Menggunakan pil KB atau obat tertentu
  7. Sering memakai celana ketat
  8. Sering menggunakan produk pembilas vagina

PENYEBAB KEPUTIHAN
  1. Penyebab keputihan antara lain: infeksi oleh mikroorganisme (jamur Candida albicans, bakteri Neisseria gonorrhoea, parasit Trichomonas vaginalis), gangguan keseimbangan hormon, stres dan kelelahan kronis, peradangan alat kelamin, benda asing dalam vagina, atau merupakan gejala adanya penyakit dalam organ kandungan seperti kanker rahim, dan sebagainya.
  2. Keputihan dan penyebab keputihan adalah dua hal yang harus diketahui oleh setiap wanita. Dengan mengetahui penyebab keputihan, tentunya anda akan lebih tepat dalam memilih obatnya. Keputihan adalah hal yang lumrah bagi wanita. Hampir semua wanita mengalami keputihan; wanita dewasa, remaja, ibu hamil, seorang wanita di usia menopause, dan bahkan pada bayi yang baru dilahirkan.

Ada beberapa jenis keputihan yang termasuk ke dalam keputihan fisiologi atau patologi. Pada dasarnya keputihan patologi adalah yang lebih berisiko karena penyebab keputihan ini adalah karena infeksi jamur, bakteri, atau virus.

Berikut adalah faktor – faktor penyebab keputihan patologi;

  • 1. Parasit Trichomonas Vaginalis Parasit jenis ini adalah penyebab keputihan dengan ciri – ciri cairan berwarna kuning atau kehijauan, sangat kental, berbau anyir, dan berbuih. Penyebab keputihan ini biasanya ditularkan melalui hubungan seksual, bibir kloset yang terkontaminasi parasit, atau juga perlengkapan mandi yang dipakai secara bersama – sama.
  • 2. Jamur Candidas atau Monilia Jamur Candidas atau Monila ini merupakan penyebab keputihan yang berciri kental, berwarna seperti susu, bau agak tajam, serta dapat menimbulkan rasa gatal pada vagina. Ibu hamil, pemakaian alat KB yang tidak cocok atau penderita diabetes adalah orang – orang yang biasanya menderita keputihan semacam ini. Penyebab keputihan jenis ini juga dapat menyebabkan vagina kemerahan dan meradang sehingga terasa sangat gatal.
  • 3. Bakteri Gardnella Penyebab keputihan bakteri Gardnella ini menimbulkan keputihan yang berwarna keabu – abuan, baunya amis, berbuih, dan juga berair. Keputihan jenis ini juga dapat menimbulkan rasa gatal pada vagina sehingga memberikan rasa tidak nyaman.
  • 4. Virus Beberapa jenis virus juga dapat menimbulkan atau memperparah keputihan. Virus yang dapat menjadi penyebab keputihan adalah seperti HIV AIDS, herpes, dan condyloma. Pada umumnya, virus – virus penyebab keputihan ini juga merupakan pemicu timbulnya penyakit kelamin. Virus condyloma dapat menyebabkan timbulnya semacam kutil berair dan berbau di sekitar vagina. Sedangkan virus herpes adalah penyebab keputihan yang juga dapat menyebabkan rasa gatal dan panas.
  • Virus ini dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang kemudian menimbulkan tumbuhnya luka melepuh di sekitar vagina. Penyebab keputihan jenis ini dapat menimbulkan kanker rahim bila tidak diberikan penaggulangan yang serius.
  • 5. Bakteri Treponema Pallidium Penyebab keputihan ini juga merupakan bakteri penyebab penyakit kelamin sifilis. Selain keputihan, bakteri ini juga menimbulkan banyak kutil disekitar vagina; mengelilingi lubang vagina dan juga pada bibir kemaluan wanita.
Keputihan? Banyak wanita malu membicarakannya, tapi apakah anda tahu jenis-jenis keputihan dan penyebab keputihan?
Tahukah anda perbedaan keputihan yang normal dan keputihan yang tidak normal? Mari kita lihat macam-macam keputihan, agar anda dapat mengenali jenis keputihan apa yang anda alami.
Keputihan normal adalah cairan yang dikeluarkan oleh vagina untuk menjaga kesehatan vagina. Cairan ini membantu menjaga kebersihan vagina dan juga menjaga agar vagina tetap basah dan bebas dari kuman dan bakteri. Keputihan yang normal berwarna bening atau sedikit buram seperti susu ketika menempel di pakaian dalam.

Hal-hal yang dapat mempengaruhi perubahan dan sering tidak nya keputihan ini muncul antara lain:
  1. Diet
  2. Ovulasi
  3. Kehamilan
  4. Rangsangan seks
  5. Stress
  6. Siklus menstruasi
  7. Sedang menyusui

Keputihan yang tidak normal disebabkan oleh infeksi. Produk-produk kecantikan / kebersihan seperti vaginal douche, sabun, pembalut, dan antibiotik juga dapat merubah PH balance pada vagina yang akhirnya menimbulkan infeksi dan keputihan. Pada saat sebelum dan sedang menstruasi, kemungkinan mendapatkan infeksi vagina menjadi lebih tinggi.

Tanda-tanda terjadinya keputihan yang tidak normal: 
  1. Warna berubah biasanya kuning kehijauan
  2. Cairan menjadi lebih banyak
  3. Gatal dan merah-merah di sekeliling vagina
  4. Vagina terasa panas terutama saat buang air kecil
  5. Bau amis
  6. Gangguan Menstruasi.
Menstruasi merupakan pendarahan bulanan yang berasal dari pelapis rahim melalui vagina pada wanita yang seksual dewasa dan tidak hamil. Lamanya pendarahan menstruasi rata-rata berlangsung antara 3-5 hari dengan siklus rata-rata 28 hari. Dalam kondisi normal, menstruasi tidak menyebabkan gangguan yang cukup berarti. Namun pada sebagian wanita, menstruasi terkadang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, bahkan menjadi sangat menyiksa karena rasa sakit yang luar biasa (dymenorrhoea). Terlambat haid atau menstruasi yang tidak teratur juga patut diwaspadai karena itu berarti telah terjadi abnormalitas pada siklus menstruasi.Rasa nyeri yang timbul selama menstruasi dapat disebabkan oleh berbagai faktor di antaranya faktor ketidakseimbangan hormon, yaitu terjadinya peningkatan sekresi hormon prostaglandin yang dapat menyebabkan kontraksi uterus yang berlebihan.

Menstruasi yang tidak teratur dapat disebabkan karena adanya gangguan hormon ataupun faktor psikis, seperti stress, depresi, dan lain-lain yang dapat mempengaruhi kerja hormon.
Apabila anda mengalami keputihan, tentunya anda tidak bisa merasa nyaman dan memerlukan beberapa cara mengatasi keputihan tersebut. Tentu saja keputihan adalah penyakit yang harus ditangani segera sebelum menjadi semakin parah dan mengancam kesehatan anda.
Ketika anda menemukan keputihan yang semakin parah dengan warna yang pekat, berbau menyengat, serta terasa gatal, itu artinya anda harus segera mencari cara mengatasi keputihan, karena keputihan semacam itu memungkinkan anda untuk menderita penyakit yang lebih parah.

TIPS MENGATASI KEPUTIHAN 

Berikut adalah beberapa cara mengatasi keputihan yang dapat anda ketahui;
  • 1. Kunjungi dokter specialist kandungan dan konsultasikan keluhan keputihan yang anda alami. Pastikan dokter tersebut mempunyai alat khusus yang dapat memeriksa kondisi anda secara keseluruhan. Dengan mengetahui penyebab pasti keputihan tersebut, tentunya sang dokter akan mempunyai cara mengatasi keputihan yang paling efektif.
  • 2. Jagalah kebersihan organ intim anda dengan baik dengan mengganti pakaian dalam secara teratur minimal dua kali sehari. Apabila anda merasa pakaian dalam yang anda kenakan sudah lembab atau kotor, anda harus menggantinya dengan yang bersih sehingga bakteri, jamur atau virus di dalam pakaian dalam tersebut tidak menginfeksi vagina.
  • 3. Membasuh vagina dengan pembersih khusus kewanitaan merupakan cara mengatasi keputihan yang juga cukup efektif, terutama untuk jenis keputihan yang belum begitu parah. Dengan membasuh vagina dengan anti septic akan menghalangi masuknya bakteri dan kuman ke dalam vagina yang merupakan penyebab utama keputihan.
  • 4. Ketika sedang datang bulan, anda harus rajin mengganti pembalut. Jangan gunakan pembalut hingga terlalu penuh karena hal itu akan memicu pertumbuhan bakteri yang dapat menginfeksi vagina. Rajin mengganti pembalut dapat menjadi cara mengatasi keputihan atau paling tidak menguranginya dengan efektif. 5. Ketika ditemukan penyakit keputihan dengan kondisi yang cukup parah, cara mengatasi keputihan tersebut tentunya akan semakin serius, seperti suntik sitostatika, penisilin, vaksinasi, tetrasiklin dan sebagainya
  • . 6. Cara mengatasi keputihan juga dapat dilakukan dengan pembedahan. Pembedahan ini ditujukan untuk mengangkat sebagian kecil jaringan leher rahim yang terinfeksi bakteri, virus atau jamur penyebab keputihan. 7. Gunakan pengaman ketika anda berhubungan intim. Atau apabila anda sedang merencanakan kehamilan, bersihkan vagina dengan benar setelah bersenggama atau sebaiknya, anda mengkonsultasikan kepada dokter kandungan tentang pembersih vagina apa yang dapat anda gunakan sebagai cara mengatasi keputihan agar anda tidak salah dalam memilih sehingga dapat merusak perencanaan kehamilan tersebut.
  • 8. Mengkonsumsi ramuan tradisional juga merupakan cara mengatasi keputihan yang cukup efektif seperti air rebusan daun sirih sebanyak satu gelas, dua sampai tiga kali seminggu.

CARA PENCEGAHAN DAN PENYEMBUHAN

Cara terbaik untuk mengobati keputihan tidak normal adalah dengan mengunjungi dokter dan mendapatkan resep obat yang sesuai. Obat keputihan tradisional dapat dibuat sendiri secara sederhana untuk mengatasi penyakit keputihan. Kaum wanita memiliki banyak keistimewaan dan dari keistimewaan inilah kaum wanita sering mengalami permasalahan kesehatan khusus seperti keputihan.

Wanita yang mengalami keputihan mengeluarkan semacam silim dalam jumlah cukup banyak, berwarna putih kekuning-kuningan, dan dapat menyebabkan bau yang kurang sedap. Keputihan terjadi karena adanya infeksi dan peradangan pada liang vagina yang jika tidak segera diatasi dan menjadi parah akan menyebabkan gangguan kesehatan yang cukup parah.

Obat keputihan sebenarnya bisa diracik dengan bahan-bahan yang cukup sederhana dengan proses yang juga tidak terlalu rumit. Oleh karena itu, bagi wanita yang sering keputihan, obat keputihan tradisional dapat menjadi solusi yang mujarab.

Ramuan tradisional sebagai obat keputihan dapat diracik dengan mudah. Daun beluntas adalah salah satu bahan yang dapat dimanfaatkan untuk meracik obat keputihan. Selain itu, obat keputihan bisa juga diracik dari bahan-bahan bumbu dapur seperti temu kunci, kunyit, dan temulawak. Untuk hasil maksimal, obat keputihan dapat diracik dari semua bahan tersebut.
Caranya adalah dengan mengambil kira-kira 10 lembar daun beluntas dan sepotong kayu rapet jenis pulasari kemudian diiris kecil-kecil. Sebatang temu kunci, kunyit, dan temulawak juga harus diiris tipis-tipis sebelum dicampurkan

Kesemua bahan obat keputihan tersebut kemudian direbus dengan dua mangkok air bersih. Rebusan racikan obat keputihan tersebut akan berkhasiat maksimal jika air rebusan tadi telah menyusut menjadi sepertiga mangkok saja. Air hangat rebusan ramuan tradisional tersebut akan menjadi obat keputihan yang dapat meredakan penyakit keputihan secara cepat setelah diminum selama sepuluh hari berturut-turut. Penyakit keputihan sering dianggap biasa karena merupakan penyakit yang umum diderita kaum wanita. Namun demikian, penyakit ini juga patut diwaspadai karena jika terlalu sering terjadi dan menyebabkan iritasi akan menjadi berbahaya bahkan menyebabkan kemandulan. Oleh karena itu, obat keputihan tradisional akan menjadi solusi yang baik untuk mengatasi masalah keputihan ini. Beberapa bahan lain seperti daun sirih, sambiloto, rumput mutiara, dan kulit delima juga dapat dijadikan obat keputihan yang berkhasiat.

Daun sirih dapat menjadi obat keputihan karena khasiatnya sebagai bahan herbal yang dapat melawan radang, infeksi, dan menghilangkan gatal-gatal. Sedangkan sambiloto dapat meredakan efek panas yang disebabkan keputihan yang meradang. Obat keputihan tradisional umumnya lebih aman untuk menyembuhkan keputihan karena kandungan alaminya yang tidak berbahaya bagi tubuh terutama organ kewanitaan. Semua dari obat keputihan di atas adalah bahan-bahan herbal yang aman sebagai obat keputihan. Namun demikian, ada pula beberapa preparat vaginal yang juga berkhasiat untuk menyembuhkan keputihan.

Salah satu penyebab keputihan adalah infeksi yang disebabkan jamur, bakteri, atau virus. Tetapi , penyebab infeksi di organ kewanitaan yang menyebabkan penyakit keputihan umumnya adalah jamur.
Oleh karena itu, preparat vaginal atau obat keputihan yang tersedia di pasar lebih banyak adalah obat keputihan yang berfungsi untuk mengatasi jamur. Obat keputihan dalam bentuk preparat vaginal pembasmi jamur penyebab keputihan antara lain adalah antiseptic (Povidone Iodine). Obat keputihan ini diformulasikan dengan 10% povidon iodine yang biasanya disediakan lengkap dengan aplikatornya. Larutan ini sangat bermanfaat sebagai antiinfeksi jamur Kandida, Trikomonas, atau percampuran dari beberapa macam jamur.

Cairan Povidone Iodine juga bermanfaat sebagai pembersih organ kewanitaan selain sebagai obat keputihan. Namun demikian pemanfaatan obat keputihan ini hanya boleh untuk wanita yang sedang tidak hamil dan tidak menyusui. Seringkali, obat keputihan tersebut juga menyebabkan iritasi. Jika terjadi iritasi, pemakaian harus segera dihentikan. Selain itu, preparat vaginal yang berguna sebagai obat keputihan juga ada yang berupa antibiotik penyerang bakteri. Obat keputihan berupa antibiotik antara lain adalah Clotrimazole,Tinidazole, Metronidazole, dan Nimoralzole yang dikemas dalam berbagai bentuk.

Cara kerja obat keputihan ini adalah dengan masuk ke dalam sel yang mengikat material genetic (DNA) dari bakteri dan kuman yang menyebabkan keputihan. Hal ini akan dapat mencegah bakteri untuk terus berkembang biak. Golongan obat keputihan berupa antibiotik Azol tersebut bekerja juga untuk menghentikan penyebaran infeksi tanpa oksigen.

Namun demikian, antibiotik Azol ini kurang ampuh sebagai lawan dari jamur sehingga harus dikombinasi dengan obat keputihan yang ampuh melawan jamur penyebab keputihan. Terapi keputihan dengan obat keputihan herbal maupun kimia dapat menjadi solusi untuk masalah keputihan anda. Jadi anda tidak perlu khawatir dengan masalah keputihan yang anda hadapi. Namun demikian, jika sakit keputihan anda sudah dalam tahap yang akut, ada baiknya anda segera berkonsultasi dengan dokter spesialis yang akan memberikan solusi terbaik untuk anda.

Alternatif mengatasi keputihan dengan cara alami menurut Hembing dalam buku yang ditulisnya adalah: 15 lembar daun sirih dicuci dan direbus dengan 2 liter air hingga mendidih, hangat-hangat airnya digunakan untuk mencuci vagina beberapa kali sehari.15 gram kulit delima kering + 10 gram sambiloto kering + 20 gram kunyit (diiris-iris), dicuci bersih lalu direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari.

Alternatif mengatasi gangguan menstruasi dengan cara alami menurut Hembing dalam buku yang ditulisnya adalah: 30 gram temu lawak (diiris-iris)+ 15 gram bunga mawar merah + 15 gram daun dewa + 10 gram umbi teki kering, semua dicuci bersih dan direbus.
Dari berbagai Sumber....

Semoga tulisan saya ini bermanfaat dan selamat mencoba....

Rabu, 25 November 2015

Cara Cuci Ginjal Secara Alami dengan Daun Seledri


Selama bertahun-tahun, ginjal kita dengan setia menyaring garam, racun dan zat yang berbahaya dalam darah yang masuk ke dalam tubuh . Seiring berjalannya waktu, semua zat tersebut akan terakumulasi dan tentunya diperlukan perawatan atau pembersihan pada organ ginjal kita.

cara cuci ginjal alami

Berikut ini cara mudah dan alami untuk mencuci ginjal Anda dengan menggunakan daun seledri sebagai bahan utamanya.

  1. Ambil 1 ikat daun seledri (parsley / malli / kothimbir / dhaniya) dan kemudian cuci hingga bersih.
  2. Potong kecil-kecil dan kemudian masukan ke dalam panci yang berisi air.
  3. Rebus selama 10 menit dan kemudian diamkan/dinginkan.
  4. Saringlah daun seledri, masukan ke dalam botol yang bersih dan masukan ke dalam lemari es 
  5. Minum 1 gelas tiap hari dan Anda akan merasakan khasiat dari air rebusan daun seledri ini
Garam dan racun yang sudah menumpuk akan keluar melalui air seni ketika buang air kecil. Anda juga akan merasakan perbedaan dalam tubuh yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Daun seledri dikenal sebagai bahan pembersih terbaik untuk organ ginjal dan ini merupakan sebuah cara perawatan atau pembersihan yang alami.

Di samping itu, daun seledri juga dapat dimanfaatkan untuk mencegah sejumlah penyakit seperti reumatik, mata kering (XEROFTALMIA), tekanan darah tinggi, batuk, alergi dan lain-lain. Caranya adalah sebagai berikut:

Reumatik 

Potong kecil-kecil 1 genggam daun dan batang seledri, kemudian rebus dalam 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Dinginkan dan saring air rebusan tersebut untuk kemudian diminum sekaligus

Mata Kering 

Mengonsumsi daun seledri sebagai lalapan bersama dengan nasi setiap hari merupakan acara alami untuk mengatasi keluhan mata kering. Cuci dulu daun seledri, daun bayam dan daun kelor masing-masing sebanyak 1/3 genggam hingga bersih. Kemudian giling semua daun tersebut sampai halus. Tambahkan garam dapur seujung sendok teh dan 3/4 cangkir air putih yang sudah dimasak. Remas campuran daun ini hingga rata kemudian peras dan saring. Minum air perasannya sekaligus dan dianjurkan untuk meminumnya secara rutin 3 kali sehari.

Tekanan Darah tinggi 

Cuci 100 gram daun seledri seutuhnya hingga bersih kemudian tumbuk hingga halus. Tambahkan 1 cangkir air, peras dan saring. Selanjutnya tim hingga mendidih dan setelah dingin bagilah porsinya untuk 2 kali minum di pagi dan siang hari. Atau bisa dnegan mencuci 16 batang seledri seutuhnya hingga bersih lalu potong-potong kasar. Masukkan ke dalam panic email, tambahkan 2 gelas air dan rebus hingga airnya tersisa 3/4 nya saja. Setelah dingin, air rebusannya diminum dan seledrinya bisa dimakan. Lakukan tiap 2 kali sehari dengan porsi masing-masing separuhnya.

Bronkitis 

Cuci 60 gram daun seledri segar, 10 gram kulit jeruk mandarin kering dan 25 gram gula aren hingga airnya tersisa setengahnya. Setelah dingin, lalu saring dan porsi air saringannya dibagi untuk 2 kali minum saat pagi dan sore hari masing-masing sebanyak 3/4 gelas.

Batuk 

Cuci 30 gram seledri segar seutuhnya, kemudian potong-potong. Selanjutnya rebus daun seledri dalam 3 gelas air bersih. Setelah dingin, lalu saring dan tambahkan madu sesuai selera. Gunakan ramuan minuman ini untuk 2 kali minum saat pagi dan sore hari.

Kolik 

Siapkan 60 gram seledri segar seutuhnya, 1 ruas jari jahe merah dan 1 potong gula aren. Cuci semua bahan tersebut dan kemudian potong-potong seperlunya. Rebus semua bahan dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa separuhnya. Setelah dingin, lalu saring dan air saringannya kemudian diminum sekaligus.

Penyubur Rambut 

Cuci 7 atau 10 tangkai daun seledri hingga bersih lalu tumbuk sampai halus. Setelah selesai dikeramas, gosokkan secara perlahan tumbukan daun seledri tersebut ke bagian kulit kepala dan rambut sampai merata sembari dipijat halus. Setelah selesai, bungkus rambut Anda dengan menggunakan handuk dan diamkan sekitar 60 menit / 1 jam. Selanjutnya, bilaslah rambut hingga bersih dan lakukan selama 1 minggu sekali untuk menyuburkan rambut secara alami.

Sabtu, 21 November 2015

Sejuta Khasiat dan Manfaat Daun Salam

Sejuta Khasiat dan Manfaat Daun Salam
Sejuta Khasiat dan Manfaat Daun Salam - Daun salam pada umumnya sering digunakan sebagai rempah berbagai masakan khas Indonesia, seperti masakan padang ( rendang ) dan lain sebagainya, dan  mungkin belum banyak  yang mengetahui bahwa ternyata daun salam juga mempunyai banyak manfaat untuk menyembuhkan berbagai gangguan dan masalah kesehatan. Apa saja manfaatnya ? Lihat Juga : Khasiat Tanaman Herbal Rosela

Daun Salam ( Syzygium polyanthum ) merupakan jenis tanaman berbentuk pohon bertajuk rimbun, tinggi mencapai 25 m, berakar tunggang, batang bulat, permukaan licin. Daun tunggal, letak berhadapan, bertangkai yang panjangnya 0,5-1 cm. Helaian daun bentuknya lonjong sampai elips atau undar telur sungsang, ujung meruncing, pangkal runcing, tepi rata, panjang 5-15 cm, lebar 3-8 cm, pertulangan menyirip, permukaan atas licin berwarna hijau tua, permukaan bawah warnanya hijau muda.

Daun bila diremas berbau harum. Bunganya bunga majemuk tersusun dala malai yang keluar dari ujung ranting, warnanya putih, baunya harum. Buahnya buah buni, bulat, diameter 8-9 mm, warnanya bila muda hijau, setelah tua menjadi merah gelap, rasanya agak sepat. Biji bulat, penampang sekitar 1 cm, warnanya coklat. Bagian yang digunakan adalah daun, kulit batang, akar dan buah. Kandungan Kimia : Minyak atsiri, tanin, flavonoid

Tanaman ini mempunyai khasiat mengobati penyakit diare, kencing manis, maag, mabuk alko*hol, kudis dan keluhan gatal-gatal.

Cara Pemakaian

Diare : 15 g daun salam di cuci bersih, lalu direbus dengan satu gelas air bersih selama 15 menit. Tambahkan sedikit garam. Setelah dingin disaring, lalu diminum.

Kencing Manis : 7 lembar daun salam dicuci bersih, lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, disaring, diagi untuk 2 kali minum.

Sakit Maag : 15-20 lembar daun dicuci bersih, rebus dengan ½ liter air sampai mendidih. Tambahkan gula merah secukupnya. Minum sebagai teh setiap hari, sampai rasa penuh dan perih di lambung menghilang.

Mabuk akibat Alkohol : 1 genggam buah salam yang sudah masak dicuci bersih, lalu ditumbuk sampai halus. Peras dan saring, lalu diminum.

Kudis dan Gatal : Daun atau kulit batang atau akar, dicuci bersih, lalu digiling halus sampai menjadi adonan seperti bubur. Balurkan ke tempat yang sakit.

Daun Dewa Obat Alternatif Untuk Kencing Manis

Daun Dewa ( Gynura divaricata, Gynura segetum (Lour) Merr, Atau Gynura pseudhocina ) cukup lama dikenal sebagai tanaman anti kanker.Di beberapa daerah daun dewa dikenal dengan nama Beluntas Cina, atau Samsit.Menurut penelitian secara laboratoris ekstrak etanol daun dewa mampu menghambat pertumbuhan tumor paru.Ekstrak ini juga mampu menghambat pertumbuhan sel kanker.

Khasiat dan manfaat daun dewa

Gambar : Daun Dewa


Manfaat daun dewa berasal dari daun dan umbinya.daunnya berkhasiat untuk mengobati luka memar, melancarkan sirkulasi darah, menghentikan pendarahan, pembengkakan payudara, melancarkan haid, dan dapat juga menurunkan kadar gula dalam darah.Sementara umbinya berkhasiat untuk mengatasi bekuan darah pembengkakan, pendarahan, tulang patah, dan lain-lain.

Daun dewa tergolong tumbuhan semak yang subur pada ketinggian 0-1.000 meter diatas permukaan laut.Tinggi tumbuhan ini bisa mencapai 50 cm.Daunnya tunggal bertangkai pendek berbentuk bundar telur berujung lancip.Kedua permukaan daunnya berambut dengan warna putih.Warna permukaan daun di bagian atas hijau tua, sedangkan dibawahnya berwarna hijau muda.Bunganya terletak dibagian ujung batang, berwarna kuning berbentuk bonggol.

Efek farmakologi daun dewa adalah sebagai anti koagulan atau zat yang mempermudah dan mempercepat pembekuan darah, mencairkan bekuan darah, stimulasi sirkulasi, menghentikan pendarahan, menghilangkan panas, dan membersihkan racun.daun dewa mengandung zat saponin, minyak atsiri, flavonoid, dan tanin.Efek farmakologis di dapatkan dari seluruh tanaman.

Daun dewa juga bisa mengatasi kejang pada anak dan beberapa jenis pendarahan.Untuk mengatasi luka terpukul, tak datang haid, pendarahan pada wanita, pembengkakan payudara, bat uk, dan muntah darah seluruh tanaman daun dewa ditumbuk, atau direbus, lalu airnya diminum.Bila anak-anak mengalami kejang beri minum air dari satu batang daun dewa.

Bagian daunnya dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kutil dan tumor.Untuk kutil haluskan daun dan ditempelkan pada bagian yang sakit dan biarkan hingga keesokan harinya.Untuk mengatasi tumor silahkan makan daun dewa sebagai lalap.Untuk kanker buatlah ramuan dari 30 gram daun dewa segar, 20 gram temu putih, 30 gram jombang yang direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan airnya diminum.

Bagian umbi bisa dimanfaatkan untuk pengobatan luka terpukul, masuk angin, digigit ular, dan menghilangkan bekuan darah, serta  mengobati stroke.Untuk luka luar, haluskan umbi, lalu tempelkan pada bagian yang sakit.Sedangkan untuk pengobatan dalam, umbinya ditumbuk halus dan ditambah air.Air perasannya diminum setiap sore hari.